Memang Kesaksian Williardi Wizard cukup menggemparkan juga , dalam sidang lanjutan kasus Antasari Azhar tersebut. Tak tahan menghadapi tekanan dan kenyataan bahwa dirinya dikorbankan, Kombes Williardi Wizard sempat ingin bunuh diri.
Demikian disampaikan Nova, istri Wizard, seperti dikutip katakami.com yang mengunjungi Williardi di dalam tahanan hari Jumat lalu (13/11). Williardi merupakan salah seorang tersangka dalam kasus pembunuhan Direktur Utama PT. Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen. Dalam persidangan tersangka otak pembunuhan, Antasari Azhar, hari Selasa lalu (10/11), Williardi mengaku bahwa dirinya dijebak dan dipaksa untuk memojokkan Antasari. Pengakuan Williardi ini menjadi pukulan berat bagi Polri yang kini sedang disoroti publik dalam sejumlah kasus.
"Pernah dalam satu kesempatan, ketika saya datang membesuk di Provost, suami saya tidak ada di tahanan. Saya cari kemana-mana. Ternyata ada di kamar mandi dan di situ dia berusaha bunuh diri. Saya bilang, Papa, ada apa? Jangan begini," ujar Nova.
Di dalam kamar mandi, menurut Nova, Williardi ingin bunuh diri dengan menggunakan handuk.
Williardi, sambungnya, frustrasi saat menyadari bahwa dirinya telah dijebak untuk menandatangani Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang telah disiapkan pihak penyidik. Ujar Nova, suaminya telah menguatkan tekad untuk membongkar kasus ini, walaupun pada akhirnya dia harus berhadapan dengan teman dan atasannya di lembaga penegak hukum yang begitu dia banggakan ini.
Demikian disampaikan Nova, istri Wizard, seperti dikutip katakami.com yang mengunjungi Williardi di dalam tahanan hari Jumat lalu (13/11). Williardi merupakan salah seorang tersangka dalam kasus pembunuhan Direktur Utama PT. Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen. Dalam persidangan tersangka otak pembunuhan, Antasari Azhar, hari Selasa lalu (10/11), Williardi mengaku bahwa dirinya dijebak dan dipaksa untuk memojokkan Antasari. Pengakuan Williardi ini menjadi pukulan berat bagi Polri yang kini sedang disoroti publik dalam sejumlah kasus.
"Pernah dalam satu kesempatan, ketika saya datang membesuk di Provost, suami saya tidak ada di tahanan. Saya cari kemana-mana. Ternyata ada di kamar mandi dan di situ dia berusaha bunuh diri. Saya bilang, Papa, ada apa? Jangan begini," ujar Nova.
Di dalam kamar mandi, menurut Nova, Williardi ingin bunuh diri dengan menggunakan handuk.
Williardi, sambungnya, frustrasi saat menyadari bahwa dirinya telah dijebak untuk menandatangani Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang telah disiapkan pihak penyidik. Ujar Nova, suaminya telah menguatkan tekad untuk membongkar kasus ini, walaupun pada akhirnya dia harus berhadapan dengan teman dan atasannya di lembaga penegak hukum yang begitu dia banggakan ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar