Game Online Terbaru - Seorang anak berusia 13 tahun dan masih duduk dibangku kelas I SMP dilaporkan orang tuanya hilang dari rumah. Anak yang dilaporkan Irma Maysanti (39) warga Plampitan IX Genteng ke Polsek Genteng adalah M Ilyas (13) anaknya.
Game Online Terbaru 2010 "Memang ada laporan dari orang tua korban, bahwa anaknya hilang. Tapi laporan itu sudah dicabut, karena anaknya sudah ketemu," kata Kapolsek Genteng Kompol Fadli Widiyanto kepada wartawan di mapolsek, Jalan Ambengan, Kamis (7/10/2010).
Awalnya, Selasa (5/10/2010) sekitar pukul 07.00 WIB, Ilyas meminta neneknya uang sebesar Rp 10.000 dan berpamitan untuk membeli kue martabak. Namun hingga 1,5 jam lamanya, Ilyas tak kunjung pulang. Keluarganya pun bingung dan mencari kemana-mana, tapi tidak kunjung ketemu.
Karena bingung, sekitar pukul 09.00 WIB, Irma melaporkan anaknya yang hilang ke Mapolsek Genteng. Ilyas akhirnya ditemukan ayahnya sendiri, di depan mulut gang menuju rumahnya, Rabu (6/10/2010) dini hari, sedang tidur di depan rumah warga. Kemudian, Ilyas diajak pulang ayahnya ke rumah.
Setelah ditanya orang tuanya, ternyata Ilyas sejak pagi hingga dini hari bermain game online di kawasan Jalan Tunjungan. Ilyas, tidak langsung pulang ke rumah pada dini hari itu, karena takut dimarahi ibunya. Pasalnya Senin lalu, Ilyas sempat dimarahi ibunya, karena masih anak kecil pulangnya larut malam dan mbolos sekolah.
"Jadi dia itu takut pulang, dan tidur depan rumah warga," tuturnya.
Pasca kembalinya Ilyas ke rumah, orang tuanya mendatangi Mapolsek Genteng dan
mencabut laporannya. Dari kejadian ini, Kompol Fadli mengimbau kepada orang tuanya untuk mengawasi putranya. Selain itu, perlu koordinasi dengan pihak sekolah untuk memantau anaknya.
Fadli juga mengimbau kepada pemilik game online, agar mempunyai kesadaran moral. Misalnya, melarang anak dibawah umur bermain game online hingga larut malam.
"Kita tidak bisa melakukan tindakan tegas. Tapi kita juga ikut bertanggungjawab-lah. Kita hanya bisa membantu melakukan pengawasan misalnya, mengecek ke lokasi dan menanyakan KTP-nya. Kalau nggak punya KTP dan masih anak-anak, kita tanyakan orang tuanya dan alamatnya dan kita hubungi keluarganya," jelas mantan Kasat Reskrim Polres Gresik.
Game Online Terbaru 2010 "Memang ada laporan dari orang tua korban, bahwa anaknya hilang. Tapi laporan itu sudah dicabut, karena anaknya sudah ketemu," kata Kapolsek Genteng Kompol Fadli Widiyanto kepada wartawan di mapolsek, Jalan Ambengan, Kamis (7/10/2010).
Awalnya, Selasa (5/10/2010) sekitar pukul 07.00 WIB, Ilyas meminta neneknya uang sebesar Rp 10.000 dan berpamitan untuk membeli kue martabak. Namun hingga 1,5 jam lamanya, Ilyas tak kunjung pulang. Keluarganya pun bingung dan mencari kemana-mana, tapi tidak kunjung ketemu.
Karena bingung, sekitar pukul 09.00 WIB, Irma melaporkan anaknya yang hilang ke Mapolsek Genteng. Ilyas akhirnya ditemukan ayahnya sendiri, di depan mulut gang menuju rumahnya, Rabu (6/10/2010) dini hari, sedang tidur di depan rumah warga. Kemudian, Ilyas diajak pulang ayahnya ke rumah.
Setelah ditanya orang tuanya, ternyata Ilyas sejak pagi hingga dini hari bermain game online di kawasan Jalan Tunjungan. Ilyas, tidak langsung pulang ke rumah pada dini hari itu, karena takut dimarahi ibunya. Pasalnya Senin lalu, Ilyas sempat dimarahi ibunya, karena masih anak kecil pulangnya larut malam dan mbolos sekolah.
"Jadi dia itu takut pulang, dan tidur depan rumah warga," tuturnya.
Pasca kembalinya Ilyas ke rumah, orang tuanya mendatangi Mapolsek Genteng dan
mencabut laporannya. Dari kejadian ini, Kompol Fadli mengimbau kepada orang tuanya untuk mengawasi putranya. Selain itu, perlu koordinasi dengan pihak sekolah untuk memantau anaknya.
Fadli juga mengimbau kepada pemilik game online, agar mempunyai kesadaran moral. Misalnya, melarang anak dibawah umur bermain game online hingga larut malam.
"Kita tidak bisa melakukan tindakan tegas. Tapi kita juga ikut bertanggungjawab-lah. Kita hanya bisa membantu melakukan pengawasan misalnya, mengecek ke lokasi dan menanyakan KTP-nya. Kalau nggak punya KTP dan masih anak-anak, kita tanyakan orang tuanya dan alamatnya dan kita hubungi keluarganya," jelas mantan Kasat Reskrim Polres Gresik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar